Mie Granat Meledakkan Lidahmu

             Animo masyrakat terhadap makanan yang menantang semakin tinggi saat ini, banyak kita jumpai jenis-jenis makanan pedas pada setiap daerah dengan jenis dan nama yang pastinya selalu unik. Blitar merupakan salah satu daerah yang memanfaatkan animo masyarakat tersebut,tepatnya di kecamatan Srengat kalian yang juga suka pedas mulailah untuk siap meledakkan lidah kalian dengan  merasakan menu di Mie Granat, sama halnya dengan makanan pedas lainnya di Warung ini menyediakan makanan yang memiliki tingkat level dan tingkat kepedasan yang berbeda dan pada setiap levelnya   memiliki nama yang unik yaitu PAUD,TK,SD,SMP,SMA,SARJANA,PROFESOR. Dinamakan demikian karena makanan  ini banyak digemari oleh kalangan pelajar maupun mahasiswa dan juga masyrakat umum karena harganya yang ekonomis yaitu Rp. 4000,-/porsi, model dari makanan ini sama dengan mie ayam pada umumnya yaitu tersedia mie pangsit, acar timun, pangsit goreng, dan potongan ayam kecap. Bagi kalian yang tidak begitu suka pedas silahkan memesan pada level PAUD tapi sesuai dengan namanya pasti kalian yang merasa udah tua akan ngerasa jadi anak kecil lagi tapi bagi kalian yang ingin menguji udrenaline silahkan pesan pada level PROFESOR.

        Di warung granat ini tidak hanya menyediakan makanan pedas, tapi masih ada penetral pedasnya yitu berupa minuman yang bernama ES HALTO dengan harga Rp. 3000,-/porsi saja, ya bagi kalian yang ingin meledakkan lidah kalian cetar membledos dengan harga yang super heat utuk kantong anak muda silahkanma mpir di Mie Granat

Adventure in Sempu Island

   Hidup memanglah sangat berarti apalagi bila hidup itu tidak berada sendiri, dan disinilah kami manusia ababil yang sedang mengarungi kebebasan dari penat kehidupan dikampus. Tak ada alasan buat kami untuk mencari kebebasan itu sendiri, karena bagi kami kebebasan itu milik bersama. Tak ada yang bisa mengartikan sebuah kebebasan sebelum mereka mengarunginya, tak akan ada kebebasan yang berarti bila hanya berada sendiri dalam ceritanya.
  Hidup itu singkat teman, gk ada yang namanya tak berarti disetiap hembusan napas ini. Pulau sempu adalah petualangan kebebasan kami untuk memusnahkan virus penat Entah bagaimana semua bisa terjadi, tapi inilah takdir, sesuatu yang telah direncanakan oleh-Nya. Tujuan utama kami  adalah sebuah pantai indah nan terkenal di pulau sempu yang bernama "Segara Anakan", petualangan ini kita mulai dari sebuah niat untuk menikmati liburan dan menikmati masa-masa bersama dengan sahabat atau mungkin saja bisa lebih.

  Pulau sempu adalah pulau yang belum terjamah oleh teknologi manusia, lebih jelasnya sinyal handphone dari operator terkenal masih belum sampai menyenggol handphone milik kita. Banyak terdapat pepohonan yang masih terlihat rimbun dan masih belum banyak manusia yang mengeksplorasinya dengan demikian pulau sempu masih berupa hutan belantara dengan banyak teka-teki binatang yang terdapat didalamnya. Apabila kita sedang sial, bisa saja kita menemukan babi hutan atau oleh penduduk sana dijuluki celeng atau mungkin kita bisa berjumpa dengan ular dan sekawannya. Untuk bisa menikmati keindahan pulau sempu, terlebih dahulu kita membaya biaya perijinan sebesar Rp. 50.000,- dan untuk menyewa perahu sebagai penyabrangannya kita cuman diknakan biaya Rp. 100.000,- dimana satu buah perahu dapat menampung maksimal 11 penumpang sekaligus operator perahunya.
  Perjalanan kita mulai dari Universiitas Negeri Malang tepatnya di gerbanga Jalan Semarang dan tujuan kita pertama adalah dermaga kecil yang bernama sendang biru hanya dibutuhkan waktu sekitar kira-kira 2jam saja,  mengapa kita ke dermaga? karena telah dijelaskan tadi pulau sempu adalah pulau terpencil yang masih jarang manusia menjamahnya dengan demikian untuk menuju pulau sempu dibutuhkan perahu atau kapal sebagai media penyabrangan. Sungguh indah nian terlihat pemandangan disekitar pulau sempu, masih sedikit sampah yang mengapung di perairannya.

  Hanya butuh waktu 10 menit saja agar kita bisa sampai menuju pulau sempu menggunakan perahu. Awal mula sampainya kami di pulau sempu, kami telah disambut oleh jejeran pohon bakau yang masih tumbuh subur dan asri juga hutan yang akan kami lalui agar sampai ke segara anakan. Memang sulit sebuah perjalanan di hutan karena jalur yang menuju tempat tujuan kami belum tentu benar.Begitu yang seperti kami alami, kesalahan fatal kami yaitu tidak menjadi pendengar yang baik karena telah lupa dengan arahan dari nelayan. Perjalanan kami yang berharap sampai tujuan tempat yang kami inginkan akhirnya sampai pada tempat yang misterius, awalnya kami kira itu adalah pantai yang kami tuju karena sama-sama memiliki pemandangan sebuah pantai, berhubung kami disana sudah jam 18.00 WIB. kami akhirnya beristirahat sebentar dan membangun tenda untuk tempat tidur nanti malam. Sebagian dari kami yaitu para wanita ditugaskan untuk menyiapkan makanan untuk para Pria yang sedang bekerja. Malam yang sebenarnya sangat sepi dan hening kkami ubah menjadi sangat ramai oleh candaan dan keraimaian pengunjung misterius di pantai itu yaitu kami sendiri.

   Beberapa jam kemudian kami menyadari bahwa tempat yang kami tempati sebagai tempat istirahat sementara ini adalah pantai dengan ombak yang besar. Dengan  begitu bisa kapan-kapan saja ombak akan mengmpiri kami dan menghanyutkan barang bawaan kami. Oleh karena itu setiap malam harus ada yang bersedia menjadi penjaga pantai untuk berjaga-jaga siapa tau akan datang ombak yang besar. Waktu demi waktu berlalu samapai sang mentari menampakkan sinarnya dan menerangi kami dipagi hari, syukur nikmat tak henti-henti kami ucapkan atas segala ciptaan-Nya yang begitu indah dipandang oleh mata dan dirasakan dalam pikiran.
  Tak ada rotan,akar pun jadi itulah semboyan yang cocok buat kami karena lebih menikmati pantai yang asing ini daripada pantai tujuan kami, berhubung hanya kami sendiri pengunjung dipantai ini maka pantai ini serasa milik kammi sendiri dan kami bisa bebas semaunya. Banyak keceriaan yang terjadi dipantai ini, kami serasa bisa menghilangkan penat yang sering tumbuh dipikiran kami dan dengan ini semakin eratlah persahabatan kami.



 Dan inilah kami mahasiswa ababil yang sedang menikmati hidupnya untuk kebebasan dan menghilangkan penat suasana perkuliahan,(writer by: Bagus Rizal Setiawan) (Suport Picture by : Patria Bagas Wiranda & Sufa Rizqi Akbar) & Thanks to PTE off B 2011


Lokakarya Workshop Elektro 2012


Pada tanggal 11 Pebruari 2012, Workshop Elektro mengadakan acara rutin tiap awal kepengurusan, yaitu Lokakarya. Lokakarya merupakan acara wajib yang selalu diagendakan oleh Workshop Elektro. Ketua pelaksana yang dipercaya dalam lokakarya tahun 2012 ini adalah Bagus Rizal Setyawan. Acara lokakarya ini diadakan mulai dari pukul 07.00 dan berakhir pukul 13.00, bertempat di Laboratorium Jaringan Komputer Gedung G4 Lantai 2 Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Peserta yang hadir dalam acara lokakarya ini adalah seluruh anggota workshop elektro 2012. Tema yang diangkat dari lokakarya tahun ini adalah “Generation of World Changer from WS’e”, maksud dari tema ini adalah, diharapkan seluruh anggota Workshop Elektro dapat menjadi generasi penerus yang memperbaiki dunia, khususnya dunia elektronika. Tujuan dari diadakannya lokakarya sendiri adalah untuk mengevaluasi program kerja serta pertanggung jawaban pada kepengurusan tahun 2011, selanjutnya untuk menyusun program kerja Workshop Elektro yang nantinya dapat terealisasi dengan lancar dan tepat sasaran, selain itu untuk membahas mekanisme pelaksanaan program kerja dengan memperhatikan aspek demokrasi, dan mewujudkan program kerja yang lebih berkualitas, terarah, dan terencana secara matang.
Lokakarya dimulai pada pukul 07.00 dan diawali dengan sambutan oleh ketua pelaksana, dilanjutkan sambutan oleh ketua umum workshop elektro 2012, dan yang terakhir sambutan oleh Pembina workshop elektro, Ibu Triyanna W., S.T., M.T.. Ibu Triyanna selain memberikan sambutan, beliau juga sekaligus membuka acara lokakarya tahun 2012 ini. Selain keiga sambutan tersebut, seharusnya ada satu lagi sambutan dari Bapak Slamet Wibawanto M.T. selaku kepala jurusan, namun beliau berhalangan hadir pada hari itu. 
Usai sambutan-sambutan tersebut, acara selanjutnya adalah selayang pandang mengenai Workshop elektro dan program-program kerja yang pernah direalisasikan, yang disampaikan oleh Ketua umum Workshop elektro tahun 2011, Riza Wahyu Ardi.  Setelah selayang pandang, ketua umum tahun 2011 lanjut dengan pembacaan laporan pertanggung jawaban dari seluruh kegiatan yang telah direalisasikan dalam kepengurusan sebelumnya, selain pembacaan laporan pertanggung jawaban dari tahun 2011, agenda selanjutnya dalam acara lokakarya ini adalah pembacaan program kerja dari masing-masing ketua divisi dan seluruh pengurus harian Workshop elektro 2012, disini nantinya akan ditanyakan kepada seluruh anggota Workshop elektro apakah progam kerja yang telah dibacakan tersebut disetujui atau tidak.
Dari hasil musyawarah dalam lokakarya ini, seluruh pengurus Workshop elektro membacakan sekitar 30 program kerja, dan semua progam kerja yang dibacakan tersebut telah disetujui oleh seluruh anggota Workshop elektro yang hadir dalam acara ini.
Secara keseluruhan acara lokakarya tahun ini berjalan lancar, meskipun memang ada beberapa kesalahan teknis yang sempat membuat peserta terganggu, namun hal itu tidak menyurutkan minat peserta untuk mengikuti jalannya lokakarya dengan tertib. Dengan adanya lokakarya ini diharapkan seluruh anggota Workshop elektro dapat mengetahui progam kerja apa saja yang ada di Workshop elektro dan dapat menjalankan program – program kerja tersebut dengan sungguh-sungguh, sehingga dapat terealisasikan dengan baik. 

Untuk Apa

    Mentari pagi memang selalu indah, anginnya yang sealu berhembusan membawsa kesegaran baru, cahayanya yang terang seolah memberi pencerahan untuk mereka yang kehilangan harapan. Awal hidupku ku mulai dari sini, kehidupan monoton yang hanya ku alami saat menjalani profesi sebagai mahasiswa yang tidak mengerti apa maksud dari sebuah perjuangan, apa yang menjadi tujuan nanti dan apa yang menjadi keinginanku nanti setelah lulus. Berhari-hari yang kualami hanyalah mendengar cerita orang yang lebih berpengalaman dan aku hanya menjadi pendengar setia yang tak memiliki pengalaman apa pun. Setiap waktu di hari-hariku hanya kubuat untuk mencari kebahagiaanku sendiri tanpa tau bagaimana membuat kebahagiaan untuk orang lain. Sampai aku bertemu dengan seseorang yang sebenarnya hampir bukan orang karena sifatnya yang selalu berlebihan dan tingkahnya yang sembarangan. Melihatnya seperti itu selalu membuatku merasa risih, ringkahnya yang selalu mengganggu , ceritanya yang selalu membingungkan dan wajahnya yang selalu membuatku berpaling. Entah kelamaan bila bersamanya aku hanya akan menjadi orang bodoh sedunia kampus. Tapi waktu berkata lain, saat ini dialah yang menjadi orang kedua yang ingin aku bahaiakan, bukan karena dia adalh pasanganku atau apalah yang berhubungan dengan itu, tapi aku merasa bisa menjadi lebih baik bila bersamanya. Meski selama ini yang aku tau hanyalah bagaimana aku bisa bahagia berkat dia, tapi aku tau bagaimana rasa kepuasannya bilah membahagiakan orang lain. Memang pada dasaranya aku adalah orang berengsek seperti kata dosen yang dianggap killer "Semakin tua orang itu bukannya semakin sadar, tetapi malah semakin berengsek" begitu kata-kata dosen tadi yang selalu terngiang-iang dikepalaku. Dia pun selalu melalkukan yang paling aku gak suka yaitu mencubitku, hal yang paling aku benci , hal yang paling aku gak pernah bersahabat dengan kata itu. Entah bagaimana perasaanku saat ini yang sedang dicampur aduk oleh pilihan dan kata-kata juga masa laluku, aku hanya merasa dia adalah yang terbaik dan harus mendapat yang terbaik juga seperti masalalunya. Seberat  apa pun aku brefikir mungkin aku hanyalah sebagai hiburan kosong yang tiba-tiba ada menemaninya dan selalu ada bersamanya, tapi meski begitu yang aku rassa lebih dari sebagai tempat menyanggah hati yang sedang layu tapi aku merasa sebagai pemimpin yang harus memimpin dia sampai dia menjadi lebih baik tidak seperti aku. Itulah mengapa sampai saat ini aku hanya mengungkapkan perasaanku tanpa peduli bagaimana perasaanya, karena yang aku inginkan hanyalah dia  menjadi lebih baik dan bahagia dengan orang yang pernah membahagiakannya.